Beruntung Baru hadiri acara Rapat Evaluasi RKPD 2025

Pemerintah Kecamatan Beruntung Baru, Kasubbag Renkeu dan Aset Ari Waryanti hadiri acara Rapat Evaluasi Pembangunan Daerah Tahun Anggaran 2025 yang di selenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Banjar bertempat di Aula Barakat Setda Banjar Lt. II, Kamis (19/2/2026).

Rapat Evaluasi Pembangunan Daerah Tahun Anggaran 2025 bertujuan untuk memantau, memeriksa, dan menilai pelaksanaan program pembangunan agar sesuai dengan target, serta memastikan pengelolaan keuangan daerah dilakukan secara efisien, efektif, dan transparan. Mendorong percepatan pelaksanaan kegiatan dan realisasi serapan anggaran APBD 2025 di masing-masing perangkat daerah serta Memastikan kesesuaian antara dokumen perencanaan (RKPD/Renja) dengan pelaksanaan di lapangan.

Rapat ini dibuka oleh Bapak Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar Yudi Andrea, disini beliau menegaskan agar serapan SKPD harus mencapai target minimal di angka 80%. Disamping itu beliau juga menghimbau agar seluruh SKPD segera menindaklanjuti hal-hal yang viral, agar tidak menggangu pembangunan daerah.

Beliau menekankan kepada pimpanan SKPD “agar mencari akar masalah pada setiap SKPD yang tidak mencapai target IKU kemudian mencari solusi agar target IKU bisa tercapai, sehingga bisa mendukung visi dan misi kabupaten (daerah).”

Acara dilanjutkan dengan pemaparan hasil evaluasi kinerja perangkat daerah oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang), Bapak Nasrullah Shadiq.

Dalam pemaparannya, Nashrullah menyampaikan bahwa “capaian keuangan keseluruhan SKPD telah mencapai 89,55%, capaian fisik 98,58%, dan capaian kinerja sub-kegiatan mencapai 98,39%. Namun, masih terdapat empat perangkat daerah dengan capaian keuangan di bawah 80%, yang menjadi perhatian dalam evaluasi kali ini.

Rapat Evaluasi ini menjadi landasan utama untuk meningkatkan kualitas kinerja perangkat daerah, memastikan tercapainya target yang telah disusun dalam Rencana Kerja (Renja) tahun 2025. Serta menyoroti serapan anggaran yang masih rendah, terutama jika pekerjaan menumpuk di akhir tahun. Kasubbag Renkeu dan Aset Kecamatan Beruntung Baru Ibu Ari menekankan “percepatan pelaksanaan kegiatan dan realisasi anggaran agar sesuai target untuk memastikan data capaian fisik dan keuangan, khususnya pada Triwulan I dan II, terdokumentasi dengan baik sebagai bahan evaluasi perbaikan kinerja selanjutnya”.


Komentar