Musrenbang Kecamatan Tatah Makmur Bahas Prioritas Pembangunan 2027
MARTAPURA – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Banjar turut hadir dalam pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tatah Makmur dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan yang digelar pada Senin (19/1/2025) pagi ini dibuka secara simbolis oleh Bupati Banjar yang diwakili Asisten Administrasi Umum Rakhmat Dhany dan berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Tatah Makmur.
Dalam Musrenbang tersebut, Bappedalitbang berperan aktif, salah satunya dengan didapuknya Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappedalitbang Kabupaten Banjar, Herlina Maulidah, sebagai moderator. Kegiatan ini juga dihadiri oleh SKPD lingkup Kabupaten Banjar, unsur Forkopimcam, para kepala desa dan sekretaris desa se-Kecamatan Tatah Makmur, ketua BPD, pendamping desa dan pendamping lokal desa, tokoh agama, serta Tim Penggerak PKK Kecamatan Tatah Makmur.

Camat Tatah Makmur, H. Wahyudi Rahmat, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis tahunan untuk menjaring aspirasi masyarakat. Melalui forum ini, usulan pembangunan dari desa-desa di wilayah Kecamatan Tatah Makmur diharapkan dapat diselaraskan dengan arah dan prioritas pembangunan daerah Kabupaten Banjar, sehingga program yang direncanakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Asisten Administrasi Umum Rahmat Dhany dalam sambutannya menyampaikan arahan Bupati Banjar yang menekankan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang strategis untuk menyatukan niat dan gagasan dalam membangun daerah.
RKPD Tahun 2027 memiliki makna penting karena menjadi bagian dari pelaksanaan visi Kabupaten Banjar “Terwujudnya Kabupaten Banjar yang Maju, Mandiri, dan Agamis Berlandaskan Gotong Royong dan Keadilan”, sekaligus fondasi awal pembangunan jangka panjang daerah. Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor serta kepekaan terhadap tantangan daerah, termasuk resiliensi terhadap bencana.

Tema pembangunan Kabupaten Banjar Tahun 2027 diarahkan pada “Penguatan Sumber Daya Manusia dan Ekonomi Berbasis Resiliensi Bencana untuk Pembangunan Berkelanjutan.” Rahmat Dhany mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah kecamatan, desa, hingga masyarakat, untuk menyusun usulan yang prioritas, tepat kewenangan, dan berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, dengan tetap memperhatikan keterbatasan fiskal daerah.
Dalam sesi diskusi yang berlangsung dinamis dan dipimpin langsung oleh Camat Tatah Makmur, masing-masing desa menyampaikan usulan program dan kegiatan hasil Musrenbang Desa. Usulan tersebut selanjutnya dibahas dan diprioritaskan untuk diusulkan ke tingkat kabupaten sebagai bahan penyusunan RKPD Tahun 2027.
Kehadiran Bappedalitbang sebagai lead sector perencanaan diharapkan mampu memastikan seluruh proses perencanaan berjalan terintegrasi, selaras dengan dokumen perencanaan daerah, serta mendorong terwujudnya pembangunan Kabupaten Banjar yang berkelanjutan dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.(Ione/Brigade Bappedalitbang)
