DKUMPP Banjar dan Pegadaian Dorong UMKM di Telaga Bauntung Kembangkan Usaha Lewat Beragam Fasilitas
BANJAR, InfoPublik - Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong perkembangan UMKM Inklusif di Kecamatan Telaga Bauntung, Kamis (4/12/2025).
Plt. Kepala DKUMPP Banjar, Linda Yunianti, menegaskan
pentingnya peran aktif instansi pemerintah dalam menyapa dan mendampingi pelaku
usaha mikro dengan turun langsung ke lapangan untuk mengetahui kendala yang
mereka hadapi.
“Kami selaku instansi pemerintah DKUMPP Banjar yang membina
UMKM daerah melalui Bidang Usaha Mikro sangat memperhatikan perkembangan mereka
dalam membangun usahanya agar terwujud UMKM yang sejahtera, maju dan berdaya
saing,” ujar Linda.
Dalam kegiatan pendampingan UMKM tersebut, DKUMPP Banjar
menggandeng Pegadaian Cabang Banjarbaru yang menghadirkan narasumber Muhammad
Amin Al-Kautsar. Ia menyampaikan bahwa masih banyak masyarakat yang belum
mengetahui berbagai layanan Pegadaian yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung
pelaku UMKM.
“Selama ini, sebagian besar masyarakat hanya tahu bahwa kami
menyediakan fasilitas penggadaian barang. Padahal selain itu, banyak fasilitas
yang kami sediakan untuk membantu UMKM berwirausaha. Untuk kebutuhan permodalan
misalnya, kami memiliki Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga rendah hanya 6%.
Pembayarannya dapat dicicil sesuai kesepakatan. Kami juga menyediakan tabungan
emas dan kredit kendaraan dengan bunga hanya 1,15% bagi pelaku usaha yang
membutuhkan sarana transportasi,” jelas Amin.
Sementara itu, Kepala Bidang Usaha Mikro DKUMPP Banjar, Rudy
Mulyadi, menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya memberikan fasilitas
terbaik untuk meningkatkan kesejahteraan UMKM. Beragam layanan seperti
fasilitasi NIB, sertifikasi halal, PIRT, dan lainnya disediakan secara gratis
untuk membantu meningkatkan branding dan legalitas produk UMKM.
“Ke depan, akan hadir aplikasi PlaManis, sebuah platform
toko online berisi produk-produk khas UMKM Kabupaten Banjar lengkap dengan
biodata serta alamat penjual. Ini akan mempermudah konsumen dalam mengakses dan
membeli produk lokal,” tambah Rudy.
Menutup kegiatan tersebut, Rudy mengimbau pelaku UMKM agar
lebih aktif memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan pemerintah.
“Dengan semua fasilitas ini, kami berharap UMKM dapat lebih berpartisipasi dan memanfaatkannya secara optimal agar mampu mendorong kemajuan ekonomi daerah,” pungkasnya.
