350 Warga Binaan Ikuti Sosialisasi ATS, Disdik Banjar Tegaskan Hak Pendidikan untuk Semua

BANJAR, InfoPublik – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar melalui Bidang Bina PAUD dan PNF menggelar Sosialisasi Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kecamatan Karang Intan, Selasa (25/11/2025). 

Kegiatan ini diikuti oleh 350 warga binaan dengan menghadirkan narasumber dari Disdik Banjar serta Kepala Lapas Narkotika Karang Intan.

Program nasional ini menyasar warga binaan yang belum memiliki ijazah atau tidak menuntaskan pendidikan formal. Melalui program ATS, mereka tetap diberikan kesempatan untuk mengikuti pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C selama menjalani masa pidana.

Kepala Lapas Narkotika Karang Intan Yuga Indra Wicaksi menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam proses pembinaan.

“Melalui pendidikan, warga binaan memiliki kesempatan memperbaiki kualitas diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Kami sangat menyambut baik program ATS ini dan siap mendukung penuh pelaksanaannya di Lapas Karang Intan,” ujarnya.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Disdik Kabupaten Banjar, Hj. Liana Penny. Ia menekankan bahwa pendidikan adalah hak seluruh warga negara, termasuk warga binaan.

“Tidak ada batas usia untuk belajar. Warga binaan memiliki hak yang sama untuk mengakses pendidikan. Program ATS ini hadir untuk memastikan mereka dapat melanjutkan pendidikan, memperoleh ijazah kesetaraan, dan memiliki peluang baru ketika bebas nantinya,” tegasnya.

Setelah pembukaan, Tim Disdik Banjar memaparkan materi terkait pendataan peserta, alur pendaftaran, hingga model pelaksanaan pembelajaran pendidikan kesetaraan. Seluruh proses akan dilaksanakan bersama satuan pendidikan penyelenggara yang telah ditunjuk, dengan metode belajar yang disesuaikan kondisi dan kebutuhan warga binaan.

Melalui pelaksanaan sosialisasi ini, Lapas Narkotika Karang Intan menegaskan komitmennya dalam mendukung Program Nasional ATS dan memperluas akses pendidikan inklusif bagi warga binaan. Sinergi antara Lapas dan Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar diharapkan mampu menghadirkan layanan pembinaan yang lebih komprehensif, berkelanjutan, dan berdampak nyata.


Komentar