Raudhatul Wardiyah Semangati Kafilah Banjar di FASI

Martapura, infoPublik -  Pembina Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia  (BKPRMI) Kabupaten Banjar Hj. Raudhatul Wardiyah, menjenguk kafilah Kabupaten Banjar yang tengah mengikuti Lomba Festival Anak Soleh Indonesia (FASI) ke-XI Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, di Kiram Fark, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, (11/11/2020). 

Raudhatul Wardiyah yang juga ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten banjar ini, memberikan semangat dan motivasi kepada para kafilah Kabupaten Banjar, agar bisa berprestasi di FASI tahun ini.
Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XI Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan diselenggarakan oleh Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Kalimatan Selatan di Kiram Park selama delapan hari yakni dari 08 hingga 11 November 2020.
FASI ke XI Provinsi Kalimantan Selatan diikuti ratusan kafilah yang berasalah dari kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan. Kabupaten Banjar senidiri mengikutsertakan 
sebanyak 41 kafilahnya.

“Kepada anak-anak ku saya berpesan untuk memberikan prestasi terbaik bagi Kabupaten Banjar, lebih semangat. Tapi harus diingat karena kita masih dalam pandemic covid-19, saya berpesan agar tetap menjaga Kesehatan dan mengikuti protocol Kesehatan selama festival ini,” pesan Raudhatul.
Beliau berharap para kafilah Kabupaten Banjar nantinya bisa mengharumkan nama daerah dan tetap terjaga kesehatannya.

Sementara Direktur Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Alquran (LPPTKA) Kabupaten Banjar H Mahdian Noor menyampaikan, sebanyak 41 Kafilah Kabupaten Banjar Mengikuti Lomba FASI XI Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. “Alhamdulillah salah seorang kafilah kami telah mendapat Juara Hafizh Terbaik I Dalam Lomba Tahfizh Juz’amma (TQA) FASI XI Tingkat Provinsi Kalimatan Selatan Tahun 2020,” jelasnya.
Dikatakan, FASI, selain sebagai ajang silaturahmi juga menjadi wahana untuk menumbuh kembangkan, semangat kebersamaan dan profesionalisme, dalam jenjang kelembagaan, dalam upaya meningkatkan fungsi dari steakholder pendukung dalam kegiatan FASI keseluruhan. 
Melalui FASI, dapat menjadi media para santri, yang selanjutnya akan menjadi umpan balik, perbaikan kurikulum, termasuk pembelajaran santri. (MC.Banjar/IntanTV/dani)


Komentar