Nurgita Tiyas Sambut Tim Penilai Lomba B2SA Tingkat Kalimantan Selatan

Martapura,InfoPublik - Ketua TP PKK Kabupaten Banjar Hj. Nurgita Tyas Sambut Kedatangan Tim Penilai Lomba Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Banjar, di Mahligai Sultan Adam, Senin (22/11/2021).

 

Penilaian lomba dilaksanakan dengan mengunjungi semua Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan dengan mematuhi protokol kesehatan, sebelum pandemi lomba dilaksanakan di satu tempat saja.

 

Lomba B2SA ini dimaksudkan untuk menggalakkan konsumsi pangan yang beragam (menu B2SA) dan mengurangi konsumsi beras di Provinsi Kalimantan Selatan yang cukup tinggi dengan menarik minat masyarakat dalam mengolah menu B2SA sehari-hari.

 

Ketua TP PKK Kabupaten Banjar Hj. Nurgita Tyas mengungkapkan persiapan yang dilakukan dalam mengikuti perlombaan B2SA Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan kali ini.

 

"Terkait persiapan untuk perlombaan hari ini, Alhamdulillah, melalui beberapa tahapan-tahapan yang sudah kami persiapkan. Kerja sama dengan dinas terkait, Tim Penggerak PKK tentunya dengan kader yang sudah berpengalaman. Juga mendapat pembekalan dari Pemerintah Provinsi untuk diberikan edukasi, diberikan pelatihan, sehingga sampailah pada perlombaan hari ini,”

 

Nurgita berharap kedepannya mudah-mudahan ini bisa menjadi peluang dan jalan untuk mengharumkan nama Kabupaten Banjar di tingkat Provinsi maupun tingkat Nasional.

 

Alhamdulillah di tahun sebelumnya sudah mendapat juara 1, mudah-mudahan di tahun ini dapat membawa hasil yang terbaik,”ungkapnya.

 

Kepala Bidang Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan Hj. Rolena Kinawati yang merupakan salah satu dari Tim Penilai Lomba B2SA menjelaskan kategori penilaian dari Lomba B2SA.

 

"Sesuai judulnya B2SA, yang kita nilai ada keragaman pangan, beragam atau tidak. Beragam itu ada makanan pokok, sayuran, lauk, ada buah dan aman dikonsumsi, itu kriteria pasti. Terus bergizi, ada karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, protein tadi hewani ataupun nabati dan aman. Itu kami lihat apakah ada cemaran lain yang membahayakan, menghindari ya, kita tidak melarang pewarna makanan, namun di dalam lomba ini kita hindari,”jelasnya.

 

Tim penilai terdiri dari perwakilan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Institut Teknologi Pangan, pengusaha kuliner dan Ahli Gizi. Pada Lomba B2SA ini diutamakan kuliner berbahan dasar singkong dan juga kuliner jenis mie. (MC Kominfo Kab. Banjar/Inka/Man)


Komentar