Dinsos P3AP2KB Banjar Fasilitasi Penyususn Kebijakan Daerah KBPP

Martapura,InfoPublik - Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar memfasilitasi kegiatan Penyusunan Kebijakan Daerah Tentang Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan (KBPP) dalam Mendukung Pencepatan Penurunan Stunting Tahun 2022

 

Kegiatan dibuka oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan, Aula Dinsos P3AP2KB Banjar, Rabu (9/2/2022) diikuti peserta dari 20 Kecamatan di Kabupaten Banjar masing-masing sebanyak satu orang Bidan pengelola Program KB di Puskesmas dan satu orang Bidan yang memberikan pelayanan KB pasca salin.

 

Dalam laporan kegiatan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Banjar Hj. Siti Hamidah menyampaikan tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut, yaitu untuk meningkatkan pengetahuan tentang penguatan pengelolaan pelayanan KB, dan KB Pasca Persalinan dalam mendukung pencepatan penurunan stunting, meningkatkan komunikasi, informasi dan edukasi oleh pengelola, meningkatkan pembinaan pada tenaga kesehatan khususnya Tenaga Bidan di Kabupaten Banjar, serta meningkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan dan Pelayanan KB.

 

“Semoga kedepannya angka stunting di Kabupaten Banjar dapat ditekan dan capaian Keluarga Berencana Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (KB MKJP) lebih meningkat,”harapnya.

 

Sementara Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalsel, H. Ramlan dalam arahannya sekaligus membuka kegiatan tersebut mengatakan Bahwa dalam hal ini salah satu upaya pendukung dan arah kebijakan BKKBN yaitu dengan meningkatkan akses dan kualitas penyelenggaraan KB dan Kespro yang Komperhensif melalui peningkatan penggunaan Kontrasepsi khususnya KB Pasca Persalinan, BKKBN membuat inovasi melalui alokon yang lebih variatif yaitu tersedianya inserter IUD yang lebih panjang, agar dapat memudahkan pemasangan alokon pasca kelahiran, alokon implant 1 batang untuk 3 tahun, suntikan 1 ml untuk 3 bulan, serta Progestogen Only Pil untuk Ibu menyusui.

 

Dalam kesempatan itu, H. Ramlan juga menyampaikan “Untuk para bidan bisa langsung mendapatkan alokon dari BKKBN dengan mengisi Form K-Nol bersama Penyuluh KB di kecamatan masing-masing,”ucapnya.

 

Selain kegiatan Penyusunan Kebijakan Daerah Tentang Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan (KBPP)  dalam Mendukung Pencepatan Penurunan Stunting Tahun 2022,  juga dilaksanakan kegiatan Pelayanan KB gratis melalui Mobil Unit Pelayanan KB yang pada hari itu melayani 5 Akseptor dari Kecamatan Martapura dengan jenis kontrasepsi berupa Implant. (IP Kab. Banjar/Brigade Dinsos P3AP2KB)






Komentar