Bapperida dan BPBD Banjar Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Air Bersih
MARTAPURA – Menghadapi dampak musim kemarau yang menyebabkan sejumlah sumber air warga mulai mengering, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Banjar kembali menerjunkan regu kedua untuk mendampingi pendistribusian air bersih bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Sabtu (24/10/2025). Kegiatan ini menyasar warga Desa Sungai Kitano dan Desa Sungai Batang di Kecamatan Martapura Barat, serta Desa Pesayangan Utara di Kecamatan Martapura.
Distribusi air bersih diawali di Desa Sungai Kitano dengan mengisi sejumlah tandon yang telah disiapkan masyarakat. Setelah memastikan kebutuhan air di lokasi tersebut terlayani, tim melanjutkan perjalanan menuju Desa Sungai Batang untuk meneruskan penyaluran. Langkah ini dilakukan agar warga yang mengalami keterbatasan air bersih tetap memperoleh pasokan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dampak kemarau dirasakan langsung oleh masyarakat. Dalam wawancara dengan salah seorang warga, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Banjar H. Saidi Mansyur. Menurutnya, selama lebih dari satu bulan, warga harus membeli air untuk kebutuhan konsumsi secara swadaya. Sementara itu, air sungai masih dimanfaatkan untuk mencuci pakaian dan mandi, cuci, kakus (MCK), sedangkan sebagian sumur mulai mengering dan mengalami perubahan rasa sehingga tidak lagi nyaman digunakan.
Usai mendampingi distribusi di wilayah Martapura Barat, pengisian tangki air juga dilakukan di Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Banjarbakula. Selanjutnya, tim bergerak menuju Desa Pesayangan Utara, Kecamatan Martapura, untuk mengisi tandon-tandon air di rumah warga. Bantuan ini menjadi penting bagi masyarakat setempat, termasuk para santri putra dan putri Pondok Pesantren Darussalam Martapura yang selama ini mengandalkan pasokan dari sumur gali.
Kondisi kemarau menyebabkan sejumlah sumur di kawasan tersebut mulai mengering, sehingga ketersediaan air untuk kebutuhan harian semakin terbatas. Pengisian tandon diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga dan lingkungan pesantren, sekaligus mengurangi beban masyarakat yang harus mencari atau membeli air secara mandiri.
Keterlibatan regu kedua Bapperida dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama pemerintah daerah melalui kolaborasi lintas perangkat daerah. Bersama BPBD Kabupaten Banjar, pendampingan distribusi dilakukan dengan mendatangi langsung lokasi yang membutuhkan pasokan air. Pola kerja sama ini menjadi bentuk respons terhadap kesulitan masyarakat sekaligus memastikan bantuan menjangkau warga yang terdampak kemarau.
Melalui kegiatan tersebut, Bapperida dan BPBD Kabupaten Banjar berharap kebutuhan air bersih masyarakat dapat terbantu selama kondisi kemarau berlangsung. Sinergi antarlembaga dan dukungan masyarakat diharapkan terus terjaga agar penanganan dampak kekeringan dapat dilakukan secara terkoordinasi, sehingga warga tetap dapat memenuhi kebutuhan dasar dengan lebih baik.(Ione/Brigade Bapperida)


