Karhutla 2,7 Hektare Di Sungai Tabuk, Tim Gabungan Lakukan Pemadaman Di Lahan Gambut
Sungai Tabuk, InfoPublik – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Jalan Gubernur Syarkawi, Desa Pemakuan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Rabu (21/10/2026). Tim gabungan bergerak melakukan penanganan untuk mengendalikan api dan mencegah kebakaran meluas ke area sekitarnya.
Penanganan berlangsung mulai pukul 16.24 hingga 17.30 WITA. Berdasarkan laporan petugas di lapangan, kebakaran terjadi di kawasan gambut pada lahan pascapanen dengan luas area terdampak diperkirakan mencapai 2,7 hektare. Sekitar 1 hektare lahan berhasil dipadamkan dalam penanganan tersebut.
Petugas melaksanakan asesmen dan pemantauan lokasi, berkoordinasi dengan unsur gabungan, serta melakukan pemadaman pada area yang terbakar. Pemantauan pascapemadaman juga menjadi bagian penting untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api, terutama pada kawasan gambut yang berpotensi menyimpan bara di bawah permukaan tanah.
Penanganan melibatkan BPBD Kabupaten Banjar, BPK Sabilal Wustho, serta mahasiswa Forest Lestari. Kolaborasi berbagai unsur tersebut mendukung upaya pemadaman sekaligus membantu petugas menghadapi tantangan di lokasi kejadian.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, mengatakan bahwa penanganan karhutla membutuhkan koordinasi dan kesiapsiagaan seluruh unsur, terlebih ketika petugas menghadapi kendala keterbatasan sumber air.
“Penanganan karhutla di kawasan gambut memerlukan kewaspadaan dan kerja sama seluruh unsur. Sulitnya memperoleh sumber air menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan. Karena itu, koordinasi dan dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan agar penanganan dapat berjalan sesuai kondisi di lapangan,” ujarnya.
Salah satu kendala yang dihadapi petugas adalah sulitnya memperoleh sumber air untuk mendukung proses pemadaman. Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam penanganan kebakaran, sehingga pemantauan lanjutan diperlukan untuk memastikan situasi tetap terkendali.
BPBD Kabupaten Banjar mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, khususnya pada lahan gambut dan area pascapanen yang mudah terbakar. Masyarakat juga diharapkan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan asap atau titik api.
Penyebab kebakaran di Jalan Gubernur Syarkawi, Desa Pemakuan, Kecamatan Sungai Tabuk, hingga saat ini belum diketahui.
