Musrenbang Desa Handil Purai Tekankan Skala Prioritas Pembangunan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Beruntung Baru, 21 Oktober 2026 — Pemerintah Desa Handil Purai, Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang Desa) Tahun 2026 di Balai Desa Handil Purai, Rabu (21/10/2026), pukul 08.00 WITA. Kegiatan ini menjadi forum pembahasan arah pembangunan desa, penentuan program prioritas, serta penyelarasan kebutuhan masyarakat dengan kemampuan anggaran yang tersedia.

Musrenbang dihadiri Camat Beruntung Baru Wahidin Noor, Pembakal Desa Handil Purai Saprudin, Pendamping Kecamatan Arbain, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Beruntung Baru Norhadie, unsur perangkat kecamatan, Bhabinkamtibmas, Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa (PLD), Ketua RT, Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), guru PAUD dan RA, serta kader Posyandu Desa Handil Purai.

Dalam sambutannya, Pembakal Desa Handil Purai Saprudin mengajak masyarakat untuk mengedepankan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah desa dalam menyelesaikan berbagai persoalan. Ia mengimbau agar setiap permasalahan dikonfirmasikan terlebih dahulu kepada perangkat desa sehingga dapat dicari penyelesaian melalui dialog dan musyawarah, serta tidak menimbulkan kesalahpahaman yang meluas di masyarakat maupun di media sosial.

Saprudin juga menegaskan bahwa kebutuhan pembangunan desa mencakup berbagai sektor, sementara ketersediaan anggaran memiliki keterbatasan. Karena itu, pemerintah desa perlu menyusun perencanaan secara cermat dengan mendahulukan program yang paling dibutuhkan masyarakat, berdasarkan skala prioritas dan kemampuan keuangan desa.

Sementara itu, Camat Beruntung Baru Wahidin Noor mendorong masyarakat agar mengembangkan pola pikir yang inovatif untuk mendukung kemajuan desa, khususnya dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Menurutnya, pembangunan tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga oleh kemampuan masyarakat dalam menggali potensi lokal dan mengembangkan peluang yang tersedia.

Peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan kader serta pemberdayaan generasi muda menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan. Dengan keterampilan dan kreativitas yang terus dikembangkan, masyarakat diharapkan mampu menciptakan kegiatan produktif yang mendukung kemandirian ekonomi dan kemajuan desa.

Dalam pembahasan prioritas Dana Desa Tahun Anggaran 2027, Pendamping Kecamatan Arbain menyampaikan sejumlah bidang yang perlu menjadi perhatian dalam perencanaan, meliputi pelayanan dasar, terutama kesehatan dan pendidikan, bantuan langsung tunai sesuai ketentuan, ketahanan pangan, serta penanganan kemiskinan ekstrem. Perencanaan tersebut perlu diselaraskan dengan regulasi resmi dan kebijakan prioritas penggunaan Dana Desa yang berlaku.

Pada kesempatan yang sama, TKSK Beruntung Baru Norhadie menekankan pentingnya pemutakhiran data kesejahteraan sosial setiap bulan. Data yang akurat dan terkini diperlukan untuk mendukung pemetaan kondisi sosial masyarakat serta membantu memastikan program perlindungan dan bantuan sosial menjangkau warga sesuai kriteria yang ditetapkan.

Pembahasan Musrenbang turut mencakup lima bidang utama penyelenggaraan pemerintahan desa, yakni penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan, pemberdayaan masyarakat, serta penanggulangan bencana dan penanganan keadaan mendesak atau darurat. Seluruh rencana kegiatan perlu disusun berdasarkan kewenangan desa, kebutuhan masyarakat, dan ketentuan penggunaan anggaran.

Penggunaan Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus mengikuti prioritas dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Adapun penggunaan tambahan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Banjar dilaksanakan sesuai peruntukan dan ketentuan yang ditetapkan pemerintah daerah.

Melalui Musrenbang ini, Pemerintah Desa Handil Purai diharapkan dapat menghasilkan perencanaan pembangunan yang realistis, partisipatif, dan tepat sasaran. Kolaborasi antara pemerintah, lembaga desa, pendamping, serta masyarakat menjadi bagian penting dalam menentukan program yang memberikan manfaat nyata, baik dalam peningkatan pelayanan dasar maupun penguatan ekonomi lokal.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Hasil pembahasan Musrenbang diharapkan menjadi landasan bagi penyusunan rencana pembangunan desa yang memperhatikan kebutuhan masyarakat, keterbatasan anggaran, serta keberlanjutan pembangunan di Desa Handil Purai. (IP Beruntung Baru Brigade Informasi RA)


Komentar