Damkar Tangani Cincin Tidak Bisa Lepas

Cincin tak bisa lepas, Umi Kulsum (±78) melalaui anaknya Muhammad Anshori meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar, Selasa (20/10/2026) pukul 22.00 wita tiba di lokasi.



Kepala Bidang Pemadaman Penyelamatan dan Sarpas M. Kasyaf R mengatakan, Muhammad Anshori setelah mengetahui Damkar bisa melepaskan cincin maka langsung meminta Petugas Damkar untuk mendatangi rumahnya karena menginagt kondisi neneknya sudah sepuh..

Berdasarkan pengakuan yang anaknya Kasyaf menjelaskan cincin yang dipakainya awalnya tidak kekecilan. Namun, semakin lama cincin yang dikenakannya tidak bisa dilepas.

"Awalnya dia memakai cincin tersebut tidak kekecilan. Namun, beberapa waktu kemudian cincin tidak bisa dilepas. Dia mendapat info dari media sosial bahwa pemadam bisa bantu. Akhirnya Petugas Damkar Mendatangi kerumah pelapor di Jalan Kubah RT 003 RW 002 Desa Murung Kenanga Kecamatan Martapura," kata Kasyaf. 

Pelepasan cincin itu dilakukan oleh beberapa personel dengan menggunakan alat rescue. Setelah ± 30 menit, cincin dapat dilepas dari jari Umi Kulsum.

"Butuh ±30 menit, cincin akhirnya bisa dilepas karena jari sudah mengalami iritasi dan luka," ujar Kasyaf. 

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banjar, selain memadamkan api, memang kerap membantu berbagai kebutuhan warga, seperti evakuasi sarang tawon, hewan liar, kucing tercebur di sumur, maupun cincin yang susah dilepas dari jari warga dan lain-lain. (BRIGADE/DPKP/PELETON3/SAY17)


Komentar