Karhutla 1 Hektare Di Pekauman, Tim Gabungan Lanjutkan Penanganan Dengan Dukungan Helikopter Water Bombing

Martapura Timur, InfoPublik – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Jalan Kertak Baru, Desa Pekauman, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Selasa (20/10/2026). Tim gabungan melakukan penanganan sejak siang hingga sore hari, dengan dukungan satuan udara untuk membantu mengatasi titik api yang masih tersisa.

Penanganan dimulai pukul 12.04 hingga 16.23 WITA. Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, kebakaran terjadi pada lahan pertanian dengan vegetasi berupa semak belukar. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 1 hektare, sementara sekitar 0,5 hektare berhasil dipadamkan oleh petugas.

Dalam proses penanganan, tim melaksanakan asesmen dan pemantauan lokasi, berkoordinasi dengan unsur gabungan, serta melakukan pemadaman di area yang terdampak. Namun, hingga penanganan darat berlangsung, api masih ditemukan di bagian tengah area kebakaran sehingga penanganan dilanjutkan dengan dukungan helikopter melalui operasi water bombing.

Kegiatan penanganan melibatkan Satgas Darat BPBD Kabupaten Banjar, Satgas Udara, TNI, Polri, serta BPK swasta. Kolaborasi lintas unsur tersebut dilakukan untuk mengendalikan kebakaran dan mencegah api meluas ke area lahan di sekitarnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, mengatakan bahwa penanganan karhutla membutuhkan koordinasi yang kuat antara petugas darat dan unsur udara, terutama ketika kondisi di lapangan menghadapi kendala.

“Penanganan karhutla terus kami lakukan bersama seluruh unsur yang terlibat. Kendala sulitnya memperoleh sumber air menjadi tantangan bagi petugas di lapangan. Karena itu, koordinasi dan dukungan dari berbagai unsur, termasuk melalui operasi water bombing, diperlukan untuk membantu mengendalikan titik api yang masih tersisa,” ujarnya.

Petugas menghadapi kendala berupa sulitnya memperoleh sumber air untuk mendukung pemadaman. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam upaya menangani kebakaran, sehingga dukungan lintas unsur diperlukan agar proses pengendalian dapat berjalan sesuai kondisi di lapangan.

Penyebab kebakaran di Jalan Kertak Baru, Desa Pekauman, hingga saat ini belum diketahui. Pemantauan dan penanganan lanjutan diperlukan untuk memastikan titik api yang tersisa dapat dikendalikan serta mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali api di area yang telah dipadamkan.

BPBD Kabupaten Banjar mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan asap atau titik api. Pelaporan sejak dini dapat membantu petugas melakukan penanganan lebih cepat dan mengurangi risiko kebakaran meluas.


Komentar